Keuchik Dipaksa Ikut Bimtek, APDESI Akan Laporkan Ke Mendagri dan Menteri Desa



LIR, JAKARTA - Banyaknya keluhan dan keresahan Keuchik di Aceh, yang di duga dipaksa untuk ikut Bimbingan Teknik(Bimtek) oleh sejumlah oknum, DPC APDESI Aceh Timur meminta Ketua Umum DPP APDESI untuk melaporkan kepada Mendagri.

Permintaan tersebut di sampaikan oleh Sekretaris DPC APDESI Aceh Timur Sultan Ibrahim dalam rapat Pleno triwulan II tahun 2023 DPP APDESI di Jakarta Sabtu (24/06/2023)

Dalam sebuah vedeo yang beredar di Wa Group, Sultan Ibrahim mengungkapkan bahwa selama 3 tahun terakhir Keuchik di paksa harus ikut bimtek oleh pihak lain.

Selama 3 tahun terakhir kami di paksa harus ikut Bimtek oleh pihak lain, ungkap Sultan Ibrahim

Ia juga menyebutkan ada oknum di pemerintahan daerah, oknum Kejari dan oknum polisi yang terlibat ikut memaksa keuchik ikut Bimtek termasuk ke luar daerah.

Banyak pesan yang di sampaikan oleh Keuchik kepada saya, untuk menyampaikan keluhan dan keresahan mereka kepada Kemendagri, ujar Keuchik Paya Dua tersebut.

Keuchik sangat berharap DPP APDESI dapat menyampaikan persoalan tersebut kepada Mendagri.

Mohon DPP APDESI dapat menyampaikan keluhan Keuchik kepada Pak Mendagri, harap Sultan.

Setiap tahun ada 40 juta Dana Desa habis untuk Bimtek, tambah nya.

Menyikapi laporan yang di sampaikan APDESI Aceh Timur, Kata Sultan Ibrahim DPP APDESI melalui Ketua MPO Muhammad Asri Anas berjanji akan segera menyampaikan kepada Kemendagri. dan Menteri Desa.

"Masalah ini akan di sampaikan kepada pak Mendagri dan Menteri Desa melalui Dirjen Bina Pemerintah Desa agar segera di tertibkan dan DPP siap meng advokasi, kata Sultan mengutip jawaban Asri Anas

Rapat pleno DPP APDESI yang berlangsung selama 2 hari 23-24 di hotel Mercure Jakarta Barat membahas terkait perubahan UU nomor 6 tahun 2014 tentang Desa yang akan di sahkan oleh DPR RI pada 13 Juli 2023 mendatang.

Post a Comment

Previous Post Next Post