FDM Kembali Gelar Seminar Online Nasional



PM - Seminar yang dilaksanakan secara online itu mengusung tema “Penyakit Hati : Galau, Sombong,dan Ghibah Apa Obatnya?”

Seminar online ini akan menjadi agenda rutin bulanan Forum Dai Milenial yang berkolaborasi langsung dengan Majlis Syifaul Qalbi, LAMK, MTAM dan SHTTH. Seminar ini akan diisi oleh para pemateri yang profesional dan berpengalaman dalam berbagai kursus bidang keilmuan, sehingga diharapakan dengan adanya seminar ini dapat menjadi ladang ilmu bagi para peserta seminar juga dapat menjadi forum diskusi bersama.

Untuk seminar online kali ini FDM mengundang beberapa narasumber   yang membahas tema terkait yakni mengenai penyakit hati. Ust. Muhammad Farhan, Mahasiswa Universitas Ulumul Islamiyah Qarawiyyin, Casablanca, Maroko bertindak sebagai moderator. Diantara narasumber tersebut ialah  Ust. Rahmatsyah S.Pd,M.Pd,GR, Ust. Indra Saputra, dan Ust. Kiflan Al Ghiffari Imran. Masing-masing narasumber memberikan materi tentang penyakit hati dan obatnya.

Akbar Miswari, Ketua Umum FDM sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh para panitia dan berharap agar kegiatan ini akan terus berlanjut dalam jangka waktu yang berkepanjangan dan diisi dengan pemateri pemateri yang profesional mulai dari pemateri yang berasal dari Aceh maupun di luar Aceh bahkan dari mancanegara.

“Saat ini Milenial harus bisa memilah mana kegiatan yang bermanfaat untuk dirinya dan juga masa depan agama dan bangsa, dimana saat para milenial disibukkan dengan berbagai hal yang tidak bermanfaat, kita hadir sebagai mediator yang dapat mengajak mereka kepada hal-hal yang bermanfaat seperti yang kita lakukan saat ini dengan mengadakan seminar online disetiap bulannya" ujar Akbar.

"Harapan kami agar seluruh elemen terutama milenial dapat ikut berpartisispasi dalam kegiatan ini juga kita akan mengusahakan untuk menghadirkan pemateri-pemateri yang profesional tidak hanya dalam negeri, tapi juga rekan-rekan yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri” sambung Akbar.

Ust. Rahmatsyah S.Pd, M.Pd, GR atau kerap disapa Abu Rahmat sebagai narasumber seminar menyampaikan materi dengan sangat lugas dan jelas, ia membahas lebih dalam terkait hakikat dari penyakit hati dan juga dampaknya bagi manusia khususnya para milenial saat ini.

“Milenial saat ini sangat sering dikaitkan dengan kata galau, hal ini menjadi tolak ukur bagi kita untuk mengetahui apa makna sebenarnya dari galau ini, apakah ia termasuk salah satu penyakit hati dan apakah obat yang paling ampuh dalam mengobati penyakit hati yang sering kita alami saat ini" papar Abu Rahmat.

"Penyakit hati dapat diobati dengan beberapa hal diantaranya dengan solat, dzikir, sholawat dan pertemanan" sambung Abu Rahmat.

Ust. Indra Saputra, yang juga narasumber seminar online mengajak para milenial agar dapat mengobati penyakit hati dengan resep yang diberikan oleh Ibnu Qayyim dalam salah satu pernyataannya.

“Di zaman modern ini kita sangat mudah terpengaruh dengan berbagai penyakit hati tak terkecuali penyakit sombong yang sering kita temukan di dalam lingkungan masyarakat. Oleh karenanya, marilah kita obati segala penyakit hati yang ada dalam diri kita”. ungkap Indra.

Ust. Kiflan Al Ghiffari Imran sebagai pemateri ketiga sekaligus pemateri terakhir pada seminar online tersebut juga menyampaikan pandangannya terhadap penyakit hati dengan sangat singkat, padat dan jelas.

“Penyakit hati ini sangat berdampak di kalangan manusia yang jikalau tidak diobati dengan segera akan menjadi penyakit yang sangat berbahaya dalam lingkungan hidup bermasyarakat". Ujar Kiflan yang merupakan salah seorang tenaga pengajar Dayah Annahla.

FDM mengajak kepada generasi milenial dan seluruh masyarakat Indonesia agar dapat berpartisipasi dalam seminar yang akan diadakan di setiap bulan, insyallah atas kerjasama sama semua pihak, dakwah bisa berkembang pesat dalam masyarakat.[red]

Post a Comment

Previous Post Next Post